Langsung ke konten utama

Susu Bisa Menyebabkan Diare?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

susu-doktersehat
Source: Mother Jones

DokterSehat.Com– Meskipun termasuk dalam minuman yang kaya akan nutrisi menyehatkan, dalam realitanya susu bisa memicu datangnya masalah perut mulas atau diare pada sebagian orang. Biasanya, mereka yang mengalami masalah kesehatan tersebut adalah yang memiliki kondisi intoleransi laktosa.

Intoleransi laktosa disebabkan oleh tubuh yang tidak memiliki enzim laktase yang cukup untuk mencerna laktosa di dalam susu. Hal ini menimbulkan efek perut mulas atau bahkan diare setelah mengonsumsi minuman yang kaya akan kalsium ini.

Hal lain yang bisa menyebabkan perut mulas atau diare setelah minum susu adalah tidak terbiasa untuk mengonsumsinya. Perut pun akan kaget karena sudah lama tidak mendapatkan laktosa sehingga mengalami gejala kesehatan seperti perut mulas dan diare.

Demi mencegah datangnya masalah kesehatan tersebut setelah minum susu, pakar kesehatan dan gizi menyarankan kita untuk mengonsumsinya dengan takaran yang lebih sedikit. Sebagai contoh, kita bisa mengonsumsi seperempat gelas susu dan dilanjutkan dengan takaran yang sama satu jam kemudian dan terus diulangi dengan pola yang sama sehingga berhasil menghabiskan satu gelas susu.

Jika perut sudah mulai terbiasa dengan konsumsi susu sedikit demi sedikit, kita bisa mengubah takarannya menjadi lebih banyak setelah beberapa hari atau satu minggu kemudian.

Jika sebelumnya kita tidak terbiasa minum susu atau mengalami intoleransi laktosa, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak memilih susu dengan label berkalsium tinggi terlebih dahulu karena biasanya memiliki kandungan laktosa yang jauh lebih tinggi. Selain itu, jangan sembarangan mengonsumsi es krim karena jajanan enak ini ternyata juga kaya akan kandungan laktosa.

Susu memang bisa memicu munculnya beberapa masalah pencernaan, namun, bukan berarti kita tidak bisa mengonsumsinya karena jika kita mulai membiasakan diri untuk terus minum susu, tubuh akan beradaptasi dan akan lebih baik dalam menyerap nutrisi baiknya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...