Langsung ke konten utama

Manfaat Puasa untuk Penderita Kolesterol

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Doktersehat - Kolesterol
Photo Credit: Flickr.com/Andy Huntington

DokterSehat.Com– Salah satu kewajiban umat Islam di bulan Ramadan adalah melakukan puasa. Selain memberikan efek positif bagi pengembangan spiritual, berpuasa ternyata juga memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Untuk diketahui, kadar kolesterol tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk. Melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah merupakan upaya pencegahan dari penyakit ini.

Menurut penelitian yang diterbitkan di American Journal of Applied, puasa bisa mengubah pola tidur, kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Perubahan itu juga mungkin menyebabkan perubahan metabolisme terhadap kesehatan dan penyakit.

Parameter yang digunakan untuk menilai perubahan adalah berat badan, denyut nadi, tekanan tekanan darah diastolik dan sistolik. Semua parameter itu selama empat minggu bulan puasa menunjukkan angka yang lebih rendah dibanding sebelum bulan puasa. Sementara itu, dua minggu setelah puasa, beberapa parameter cenderung kembali ke masa sebelum puasa.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa kolesterol baik mengalami peningkatan selama bulan puasa. Hal ini mengindikasikan hubungan positif antara denyut nadi dan asupan lemak. Penelitan itu juga mengungkapkan bahwa puasa memiliki dampak positif terhadap profil darah, di mana hal ini membawa angin segar untuk pencegahan penyakit jantung koroner.

Senada dengan penelitian sebelumnya, sebuah penelitian yang diterbitkan Annals of Nutrition Metabolism menunjukkan bahwa, berpuasa bisa menurunkan kadar kolesterol jahat.

Perlu diketahui, kadar kolesterol di dalam darah harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh, yakni sebesar 8 persen, trigliserida hingga 30 persen, dan peningkatan kadar High-density lipoprotein (kolesterol baik) sebesar 14,3 persen, di mana semua ini diperlukan untuk melindungi jantung dari penyakit kardiovaskular.

Penelitian ini mengungkapkan, perubahan pola makan dan olah raga selama bulan Ramadan dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Hal itu disebabkan karena pada bulan puasa, banyak orang cenderung memilih  makanan sehat seperti kurma, kacang-kacangan, sup dan makanan rumahan.

Studi ini juga mencatat bahwa konsumsi lemak jenuh yang biasanya ditemukan pada mentega, daging berlemak, dan makanan cepat saji mengalami penurunan pada bulan Ramadan. Selain itu, puasa juga menyebabkan penurunan hormon stres dalam tubuh dan bisa mengurangai tekanan darah penderita hipertensi.

Makanan apa saja yang harus dikonsumsi selama puasa?

Hindari makanan yang mengandung lemak trans untuk menjaga kolesterol. Lemak ini bisa ditemukan pada gorengan, margarin, dan makanan-makanan ringan. Berikut ini beberapa jenis makanan yang dapat Anda konsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  • Ikan

Ikan sarden, makerel, salmon, dan tuna, kaya akan kandungan omega 3 yang baik untuk jantung.

  • Kacang-kacangan

Almond, pistacio, hazelnut, dan kacang-kacang lainnya dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Anda dapat mengganti makanan berlemak seperti keju dan daging dengan kacang-kacangan.

  • Oatmeal

Oatmeal kaya akan serat larut yang dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat. Dalam sehari, Anda setidaknya  memerlukan 5-10 gram serat larut. Satu setengah cangkir oatmeal yang telah dimasak mengandung sekitar 6 gram serat.

  • Cuka apel

Cara praktis menurunkan kolesterol adalah dengan cuka apel. Campurkan 1 sdt cuka apel dalam segelas air. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengonsumsinya dua kali sehari saat saat sahur dan berbuka. Cuka apel dipercaya bisa menurunkan kadar trigeliserida dan mengontrol tekanan darah.

Saat Anda berpuasa, maka otomatis asupan lemak atau kolesterol jahat akan berkurang. Saat kolesterol jahat dalam tubuh berkurang maka kolesterol baik dapat memainkan peran untuk mencegah munculnya plak pada dinding pembuluh darah, di mana hal ini secara otomatis juga akan menurunakan risiko terjadinya stroke dan serangan jantung.

Semoga panduan puasa untuk penderita kolesterol di atas dapat berguna untuk Anda, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...