Langsung ke konten utama

Cat Rumah Baru? Waspadai Baunya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat_cat_rumah
Photo Source: Flickr/ Joost Markerink

DokterSehat.Com– Menjelang bulan Ramadhan, banyak orang yang mulai memperbaiki kondisi rumahnya. Salah satunya adalah dengan memperbarui warna cat rumah. Sebagai informasi, di banyak tempat, mengecat kembali rumah sebelum bulan puasa adalah tradisi yang wajar dilakukan demi menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun bisa membuat penampilan rumah menjadi lebih segar, banyak orang yang mengeluhkan sensasi pusing atau sesak napas setelah menghirup bau cat atau thinner yang menyengat. Sebenarnya, apakah bau cat dan thinner ini bisa membahayakan kesehatan?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa rumah yang baru saja dicat sebaiknya jangan ditempati terlebih dahulu. Bukalah ventilasi lebar-lebar dan jika perlu, pasang kipas angin demi ‘mengusir’ bau cat dan thinner yang masih menyengat. Sebagai informasi, cat biasanya terdiri dari bahan layaknya pelarut, pewarna, dan berbagai bahan kimia lainnya. Sementara itu, aroma cat yang kuat biasanya berasal dari bahan pelarutnya yang memakai bahan dasar minyak.

Bahan pelarut cat ini memiliki kandungan volatile organic compound (VOC) yang mudah menguap. Jika kita tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, dikhawatirkan menghirup kandungan ini mampu memicu gejala seperti pusing, mata perih, hingga sesak napas. Jika kita kerap menghirupnya dalam jangka panjang, kita bahkan bisa meningkatkan risiko terkena kanker atau gangguan saraf.

Kandungan VOC ternyata juga sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa saja memicu gangguan pada kandungan. Karena alasan inilah banyak orang yang meminta ibu hamil untuk tidak menempati ruangan yang baru saja dicat dalam waktu kurang dari 48 jam.

Memang, kita bisa menggunakan masker untuk mengurangi paparan bau dari aroma cat baru di dalam rumah, namun, penggunaan masker dalam waktu lama tentu akan membuat rasa tidak nyaman. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak menggunakan ruangan yang baru saja dicat dan menggunakan kipas angin atau membuka ventilasi ruangan demi menghilangkan baunya terlebih dahulu.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...