Langsung ke konten utama

Anda Penderita Maag? Simak Tips Berikut Agar Puasa Berjalan Nyaman

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Doktersehat - Maag
Photo Credit: Flickr.com/Professionals WA - NT

DokterSehat.Com– Saat memasuki bulan puasa, beberapa kebiasaan sehari-hari akan mengalami perubahan, salah satunya adalah perubahan pola makan. Selama kurang lebih 14 jam, perut tidak terisi apapun hingga tiba saatnya nanti waktu berbuka.

Perlu diketahui, setelah 6 sampai 8 jam perut tidak mendapatkan asupan apapun yang akan terjadi adalah peningkatan asam lambung, sehingga pada akhirnya menyebabkan gejala sakit maag.

Keadaan ini biasanya berlangsung hanya pada 1 pekan puasa pertama dan biasanya gejala ini tidak dirasakan lagi pada minggu-minggu berikutnya.

Pada orang yang sehat, keadaan ini dapat diatasi dengan pilihan makan yang tepat saat berbuka dan sahur, serta kegiatan yang tidak menyebabkan terjadinya peningkatan udara dan asam di dalam lambung.

Sementara itu, beberapa aktivitas tertentu juga dapat menyebabkan peningkatan asam lambung yang berujung pada sakit maag ketika berpuasa, di antaranya:

  • Langsung tidur tepat setelah sahur,
  • Merokok sesaat setelah berbuka puasa, atau
  • Mengonsumsi makanan dengan jumlah yang banyak saat buka puasa.

Selain itu, penderita maag juga diharapkan untuk berbuka puasa dengan menelan makanan sedikit demi sedikit dan menghindari minuman yang mengandung kopi dan soda saat sahur maupun berbuka.

Bila maag Anda sudah masuk kategori berat, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan golongan antasida, proton pump inhibitor, dan H2 antagonis saat sahur dan berbuka puasa.

Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita maag saat puasa:

  • Hindari makanan yang sulit dicerna karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung. Beberapa makanan itu antara lain: makanan yang berlemak, kue tart, cokelat, dan keju.
  • Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica, dan bumbu yang merangsang.
  • Hindari makanan yang bisa melemahkan klep kerongkongan bawah, sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain alkohol, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
  • Hindari beberapa makanan yang menjadi sumber karbohidrat seperti, beras ketan, mi, bihun, bulgur, jagung, ubi singkong, tales, dan dodol.
    Selain itu, roti juga bisa menjadi penyebab kambuhnya penyakit maag sering tidak disadari oleh banyak orang karena menganggap roti sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi atau makanan sarapan.
  • Kegiatan yang meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindarkan, antara lain makan permen khususnya permen karet dan merokok. Selain itu, Anda harus menghindari stres karena akan meningkatkan volume asam lambung.

Lalu, apa yang seharusnya dikonsumsi penderita maag saat puasa?

  • Konsumsi jenis makanan yang memiliki kandungan serat, kalium dan magnesium seperti, kurma, kacang almond, pisang. Jenis makanan ini sangat baik dikonsumsi saat puasa.
  • Konsumsi makanan karbohidrat kompleks atau yang lambat dicerna, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Konsumsi air putih minimal 8 gelas untuk mengganti cairan yang hilang selama puasa. Minum susu saat sahur atau berbuka juga bisa mengurasi gejala maag. Sementara itu, jika Anda minum air buah yang tidak asam dan minuman yang mengandung banyak potassium. Hal ini membuat tubuh bisa beradaptasi dengan kondisi selama berpuasa. Hindari minuman berkarbonasi atau bersoda dan minuman berkafein ketika sahur atau berbuka.
  • Usahakan mengonsumsi makanan yang dipanggang daripada digoreng dan hindari makanan yang mengandung gas seperti nangka atau durian agar tidak memperparah kondisi lambung yang kosong.

Masih ada banyak ulasan lain terkait panduan puasa untuk penderita penyakit kronis di DokterSehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...