Langsung ke konten utama

Alasan Peel-Off Mask Lebih Banyak Bahayanya daripada Manfaatnya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-bahaya-peel-off-mask
Photo Credit: Pixabay

DokterSehat.Com– Banyak produk kecantikan yang sangat menggoda untuk digunakan karena hasilnya yang ‘ajaib’. Salah satu yang banyak digunakan peel-off-mask, yang dipercaya dapat mencerahkan warna kulit sekaligus membuat kulit terlihat lebih bersih dan kencang. Jenis produk ini juga dapat membantu menghidrasi kulit yang kering dan tidak sehat.

Awalnya, memang banyak ahli kecantikan yang merekomendasikan peel-off-mask untuk perawatan, ini ahli kulit justru memberikan peringatan. Pasalnya, menggunakannya setiap hari justru dianggap akan merusak kulit, terutama bagi mereka yang memang sudah memiliki masalah kulit.

“Bahaya utama menggunakan peel-off-mask adalah ketika dermatitis bersentuhan dengan bahan kimia di dalamnya,” ungkap Dr Penelope Tympanidis, ahli kulit sekaligus pendiri Dermaperfect di Harley Street.

Saat digunakan, peel of mask tidak hanya mengangkat kotoran di dalam kulit namun juga sel-sel kulit yang sebanernya sehat dan baik-baik saja. Lapisan terluar akan terangkat sehingga membuat permukaan kulit akan sensitif dan rentan terhadap luka, iritasi, dan berbagai ancaman luar. Dalam taraf yang lebih tinggi, kulit akan menjadi merah dan gatal-gatal.

“Kulit akan jadi merah dan gatal, dan dalam kasus yang lebih parah, kulit bisa menangis karena ikut terangkat. Perlu waktu lebih dari seminggu untuk memulihkannya. Dan jika hal ini terjadi, maka Anda perlu menghubungi dermatologis,” lanjutnya.

Bagi Anda yang ingin menghilangkan blackhead alias komedo, ada cara yang lebih baik yaitu menggunakan cleanser yang mengandung salicylic acid. Selain merupakan musuh terbesar kerawat, bahan ini juga mendorong pori-pori untuk melarutkan minyak sehingga sel kulit mati tidak lagi menyumbat pori-pori. Mungkin hasilnya tidak sehebat peel off mask, namun akan lebih baik untuk kesehatan kulit.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Penghasil cuan gratisan terbukti membayar hanya dengan klik iklan di Website VIEFAUCET

  1. Buka situs web Viefaucet melalui browser Anda . 2.Daftar Akun: Cari opsi seperti "Register," "Sign Up," atau "Create Account" dan klik untuk memulai proses pendaftaran. 3.Isi Formulir Pendaftaran: Isi formulir pendaftaran dengan informasi yang diminta, seperti alamat email dan kata san wedi. Beberapa faucet mungkin memerlukan verifikasi captcha atau solusi anti-bot lainnya. 4.Verifikasi Email (Jika Diperlukan): Beberapa faucet mengharuskan Anda untuk memverifikasi alamat email Anda. Pastikan untuk memeriksa email yang Anda gunakan untuk pendaftaran dan ikuti petunjuk verifikasi yang diberikan. 5.Masuk ke Akun: Setelah mendaftar dan memverifikasi, masuk ke akun Anda dengan menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah Anda daftarkan. 6.Tambahkan Alamat Dompet Crypto: Biasanya, faucet meminta Anda untuk menambahkan alamat dompet crypto Anda. Ini diperlukan agar faucet dapat mengirimkan pembayaran crypto kepada Anda. 7.Mulai Mengumpulkan Crypto: Se...

Ini Lho Makanan yang Tidak Boleh Dipilih Saat Sarapan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Saat sarapan kita biasanya akan memilih makanan yang cenderung praktis. Hal ini karena sarapan adalah waktu makan saat pagi yang umumnya kita memiliki waktu yang terbatas karena akan melakukan aktivitas harian. Maka dari itu makanan yang dipilih untuk memenuhi kebutuhan awal harian adalah yang pembuatannya mudah dan cepat. Namun, sebenarnya dalam menentukan makanan untuk sarapan tidak hanya melihat dari sisi kepraktisannya saja. Ada makanan yang sebaiknya dihindari agar kita dapat merasakan manfaat dari sarapan dengan lebih maksimal. Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung minyak. Hal ini biasanya berasal dari makanan yang diolah dengan cara digoreng. Menggoreng memang biasanya kita anggap sebagai metode yang paling cepat dalam memasak. Namun asupan minyak yang berlebihan utamanya saat sarapan dapat membuat pencernaan menjadi berat dan metabolisme tubuh ...