Langsung ke konten utama

Kapan Anak Diajarkan Menggosok Gigi?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Doktersehat - Gosok Gigi
Photo Credit: Flickr.com/AK Dentals

DokterSehat.Com– Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu aspek penting yang harus dijaga semua usia, tak terkecuali anak-anak. Namun, mengajarkan kebersihan rongga mulut pada anak-anak bukanlah sesuatu yang mudah. Seorang anak kerap kali menghindar ketika disuruh menggosok gigi. Padahal, semakin awal Anda mengajarkan kebiasaan ini, semakin mudah anak melakukannya sebagai rutinitas. Lalu, kapan waktu yang tepat mengajarkan anak untuk mulai menggosok gigi?

Photo Credit: Flickr.com/AK Dentals

Untuk diketahui, pertumbuhan perkembangan anak ditunjang oleh berfungsinya seluruh sistem yang ada di dalam tubuh anak dengan optimal, salah satunya adalah sistem stomatognatik. Sistem stomatognatik adalah sebuah sistem yang berada di area mulut dan sekitarnya yang terdiri dari komponen rongga mulut, gigi, gusi, tulang alveolar (tulang di sekitar gigi), tulang rahang, lidah, otot-otot yang menutupi kepala dan leher, otot-otot penelanan, mukosa di area pipi, lidah, dan dasar mulut.

Semua komponen dalam sistem ini tidak boleh mengalami gangguan, karena jika salah satu komponennya mengalami gangguan, maka hal itu dapat menganggu kondisi tubuh secara keseluruhan.

Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Menurut Indonesian Pediatric Society, kasus kerusakan gigi akan berpengaruh pada banyak hal dalam pertumbuhan dan perkembangan rongga mulut serta perkembangan anak pada umumnya. Pengaruh ini tidak hanya terhadap fisik, akan tetapi juga terhadap psikis anak.

Seorang anak yang mengalami kerusakan gigi, dampak lanjutan yang akan dialami adalah menurunnya kepercayaan diri dan juga akan memengaruhi pertumbuhan fisik seperti terganggunya pertumbuhan rahang, sendi dan susunan gigi. Kesulitan makan akibat rusaknya gigi juga akan mengganggu anak mendapatkan gizi yang tepat. Kerusakan gigi yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah karies gigi atau gigi berlubang.

Untuk mencegah hal ini terjadi pada anak, cara termudah yang bisa dilakukan adalah mengajarkan kebiasaan menggosok gigi pada anak. Aktivitas menggosok gigi harus menjadi bagian dari proses belajar anak, sebagai mana anak dibiasakan untuk mandi, berpakaian bersih dan mencuci tangan sebelum makan. Menggosok gigi sendiri dilakukan saat gigi pertama tumbuh di rongga mulut anak, akan tetapi membiasakan anak dibersihkan rongga mulutnya sudah bisa dilakukan sejak anak lahir.

Mengajarkan Anak Menggosok Gigi

Perawatan gigi anak sebaiknya dimulai sejak gigi pertamanya tumbuh. Saat gigi pertamanya tumbuh, Anda bisa mengelapnya dulu dengan kain yang bersih dan agak basah. Ketika nanti gigi pertama mulai tumbuh sempurna, Anda bisa mulai menyikat gigi anak Anda.

Namun, beberapa dokter juga ada yang menyarankan agar anak mulai menyikat gigi sejak empat gigi pertamanya tumbuh. Sebagian lagi menyarankan untuk menunda hingga anak berusia dua sampai tiga tahun.

Saat Anda mulai mengajarkan menggosok gigi pada anak, teruslah dampingi prosesnya, sampai anak bisa berkumur dan meludah tanpa bantuan. Pendampingan ini biasanya dilakukan hingga usia enam tahun. Setelah usia tersebut, anak sudah bisa dibiarkan menyikat gigi secara mandiri. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, kepala yang kecil, dan pegangan yang besar.

Bila sudah dibiasakan sejak usia dini, maka semakin mudah juga untuk anak Anda menggosok gigi secara rutin. Supaya kebiasaan menggosok gigi menjadi kebiasaan, Anda juga harus memberikan contoh dengan rajin menggosok gigi.

Ketika waktu mandi tiba, ajak anak Anda untuk menyikat gigi bersama-sama. Banyak anak yang meniru kebiasaan orang tua. Selain menggosok gigi ketika sedang mandi, Anda juga bisa mengajarkan si kecil untuk membersihkan gigi sebelum tidur.

Yang harus menjadi catatan, agar kebiasaan menggosok gigi lebih menyenangkan bagi anak, Anda jangan terlalu memaksakan teknik menggosok gigi yang benar. Setelah kebiasaan tersebut mulai terbentuk, Anda dapat mengajarkan teknik menggosok gigi yang tepat secara bertahap.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...