Langsung ke konten utama

Ini Bahayanya Risiko Hamil di Bawah Usia 20 Tahun

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktesehat-tes-kehamilan-test-pack

DokterSehat.Com– Usia ibu hamil merupakan salah satu faktor penting terkait kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. Bukan hanya hamil di atas 35 tahun yang memiliki risiko tinggi, namun hamil di usia muda juga memiliki risiko yang tidak kalah berbahaya bagi ibu dan janin.

Risiko kehamilan di bawah usia 20 tahun

Angka kehamilan di usia 20 tahun di Indonesia terbilang masih cukup tinggi. Fenomena ini cukup berbahaya jika dibiarkan, mengingat kehamilan di usia muda berisiko terjadi komplikasi persalinan. Beberapa risiko kehamilan di bawah usia 20 tahun antara lain:

1. Risiko keguguran lebih besar

Kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu hamil yang berusia di bawah 20 tahun memicu usaha pengguguran tanpa indikasi medis tertentu dari ibu. Hal ini memicu terjadinya keguguran atau kecacatan di dalam rahim.

2. Hipertensi dan preeklamsia saat kehamilan
Hamil di usia 20 tahun memicu risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi ini akan memicu komplikasi kehamilan lain yaitu preeklamsia. Preeklamsia bukan hanya berbahaya bagi ibu namun juga janin karena kondisi ini dapat menimbulkan masalah pada ginjal atau jantung bayi.

3. Memicu kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR)
Preeklamsia yang dialami oleh ibu hamil juga dapat memicu kelahiran prematur. Kondisi ini sering diakibatkan karena kurang matangnya alat reproduksi ibu hamil dan kondisi psikologis ibu hamil. Selain itu kelahiran prematur juga diikuti dengan berat bayi lahir rendah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berdampak pada kelainan permanen pada otak yang memengaruhi perkembangan motorik dan postur tubuh.

4. Ibu mengalami baby blues berkepanjangan
Merawat bayi bukan hanya sekedar melakukan kegiatan merawat bayi, namun juga butuh kesiapan mental dan kedewasaan yang baik. Salah satu risiko yang sering terjadi adalah ibu mengalami baby blues saat merawat bayi dan berujung pada penelantaran bayi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...