Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Sariawan pada Anak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Photo Credit: pexels.com

DokterSehat.Com– Sariawan adalah salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja termasuk anak-anak. Meski penyakit ini masuk kategori ringan, akan tetapi jika sariawan dialami oleh anak, hal ini bisa menyebabkan malas makan yang pada akhirnya bisa berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Sariawan biasanya terjadi pada lipatan gusi dengan daging pipi/bibir. Dapat juga terjadi pada langit-langit, di bawah lidah, permukaan lidah, bahkan terjadi pada tonsil (amandel). Pada umumnya, sariawan disebabkan oleh penumpukkan bakteri dan jamur di dalam rongga mulut.

Faktor lain yang menyebabkan sariawan antara lain, kesalahan menggosok gigi, tergigit atau terjatuh. Selain itu, hal lain yang bisa menyebabkan sariawan pada anak adalah infeksi virus, misalnya Herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut (hand foot and mouth disease).

Anak yang memiliki sariawan umumnya akan kesakitan ketika makan ataupun minum sesuatu yang asin atau pedas. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberikan makanan lunak atau cair yang ramah dengan luka sariawan.

Penanganan Sariawan pada Anak

Saat seorang anak mengalami sariawan, pilihlah bubur sebagai pengganti nasi. Selain itu, asupan susu/jus buah bisa diberikan dalam porsi lebih banyak daripada biasanya. Berikan juga suplementasi zinc, vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi. Anda juga bisa memberikan es krim karena efek dinginnya cukup meredakan rasa perih.

Sariawan sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya sekitar 7-21 hari, sementara rasa sakitnya bisa berlangsung hingga satu setengah minggu. Namun jangan menunggunya hilang tanpa pengobatan begitu saja. Segera tangani ketika Anda melihat ada sariawan pada anak Anda. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi sariawan pada anak:

  • Berikan makananan bertekstur lembut dan bersuhu dingin.
  • Kompres sariawan dengan es batu. Rasa dingin bisa membuat sariawan menjadi mati rasa.
  • Buat larutan yang terdiri dari air, garam dan soda kue. Setelah itu, celupkan kapas pada larutan itu lalu tempelkan ke sariawan dengan lembut. Lakukan hal ini 3 – 4 kali sehari.

Selama anak Anda mengalami sariawan, hindari makanan yang terlalu panas dan asam. Makanan jenis ini bisa membuat mulutnya menjadi perih. Makanan lunak yang tidak pedas merupakan makanan yang cocok pada anak yang sariawan, karena makanan itu tidak mengiritasi ataupun menambah cedera pada luka.

Sementara itu, jika sariawan pada anak disebabkan oleh virus, maka jangan sampai virus itu menyebar ke anggota tubuh lainnya ataupun anggota keluarga lainnya. Jangan sampai tangan anak menyentuh mulutnya saat dia memiliki sariawan yang aktif. Hindari berbagi peralatan makan dengan orang lain.

Obat Sariawan Anak

  • Obat demam dan nyeri

Obat ini diberikan untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit. Anda bisa memberikan ibuprofen atau acetaminophen pada anak. Jika sakit parah, dokter mungkin meresepkan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat. Namun, anak tidak boleh diberikan aspirin, karena aspirin dapat menyebabkan sindrom Reye, suatu kondisi yang dapat berakibat fatal.

  • Obat Sariawan

Obat oles diberikan jika anak merasakan rasa sakit yang berlebih. Anda dapat mencoba menerapkan gel anestesi khusus mulut yang bisa dioleskan pada daerah yang sakit. Obat gel mulut ini dapat dibeli di apotek tanpa perlu resep dokter.

Jika sariawan pada anak tidak kunjung membaik atau bahkan menyebabkan demam, ruam kulit, atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan ke dokter.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...