Langsung ke konten utama

Berbahayakah Jika Kita Kerap Mengalami Perut Bergas?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

GERD-Gastroesophageal-Reflux-Disease-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang kerap kita alami adalah perut bergas. Tak hanya membuat perut tidak nyaman, hal ini juga akan membuat kita tidak mampu melakukan aktivitas harian dengan maksimal. Sebenarnya, apakah kondisi perut bergas ini berbahaya bagi kesehatan?

Dilansir dari Step to Health, gas di dalam perut dipicu oleh aktivitas bakteri di dalam usus saat makanan sedang dicerna. Jika kita cenderung menerapkan pola makan yang buruk, kurang vitamin, dan malas berolahraga, maka kondisi perut bergas akan sering terjadi.

Beberapa hal lain yang bisa memicu masalah perut bergas adalah makan terlalu cepat sehingga membuat banyak udara yang ikut tertelan, makan terlalu banyak, atau terlalu banyak mengonsumsi gula dan selulosa yang sulit dicerna oleh perut.

Dalam dunia medis, kondisi perut bergas bukanlah tanda dari masalah kesehatan yang serius. Hanya saja, jika kita kerap mengalaminya, ada baiknya kita berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan solusi kesehatan yang tepat.

Salah satu penyebab paling sering dari masalah perut bergas adalah kebiasaan makan terlalu cepat atau tidak mengunyah makanan hingga halus. Jika hal ini terjadi, berbagai bakteri yang ikut membantu proses pencernaan makanan tersebut akan kesulitan dalam mencernanya dan akhirnya memicu produksi gas berlebihan.

Hal yang sama juga terjadi jika kita mengonsumsi terlalu banyak makanan manis atau yang kaya akan fruktosa. Kandungan ini cenderung lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga akan membuat produksi gas dalam jumlah yang lebih banyak. Hal yang sama juga terjadi jika kita mengalami gangguan produksi laktosa sehingga kesulitan untuk mencerna produk susu.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menurunkan asupan konsumsi makanan yang bisa memicu masalah perut bergas seperti permen keras, produk susu seperti yoghurt dan keju, makanan kaya gula, atau beberapa jenis sayuran seperti brokoli dan memperbanyak asupan buah segar.

Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah mengelola stres dengan lebih baik. Tanpa kita sadari, hal ini bisa memicu gangguan pencernaan yang akhirnya akan berimbas pada produksi gas lebih banyak di dalam perut.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Cara menjaga email tidak mudah di retas atau di hack

  Jika Anda mengalami masalah keamanan atau percaya bahwa akun email Anda telah diakses tanpa izin, langkah yang tepat adalah segera mengambil tindakan untuk melindungi akun Anda. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan: 1.Ubah Kata Sandi: Secepatnya ubah kata sandi akun email Anda. Pilih kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak. 2.Verifikasi Data: Beberapa penyedia layananemail menyediakan opsi verifikasi dua langkah atau mekanisme keamanan lainnya. Pastikan untuk mengaktifkan dan menggunakan opsi keamanan ini. 3.Periksa Aktivitas Akun: Periksa riwayat aktivitas akun Anda untuk melihat apakah ada tindakan yang mencurigakan. Banyak penyedia layanan email menyediakan catatan aktivitas yang dapat membantu Anda melacak penggunaan akun Anda. 4.Hubungi Dukungan Pelanggan: Jika Anda yakin akun Anda telah dihack, segera hubungi dukungan pelanggan penyedia layanan email Anda. Mereka dapat memberikan panduan lebih lanjut dan membantu Anda mengamankan kembali akun Anda. ...

Benarkah Tidur Bersama Orang Tua Dapat Membahayakan Bayi?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Photo Credit: sima dimitric DokterSehat.Com – Alih-alih ingin memberikan rasa aman pada bayi, bayi yang tidur bersama orang tua di tempat tidur yang sama justru berisiko mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindrom kematian mendadak pada bayi. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa pada beberapa kasus SIDS, 69 persen bayi meninggal saat sedang tidur bersama orang dewasa. Benarkah tidur bersama bayi sangat berbahaya? SIDS merupakan penyebab utama kematian pada bayi yang berusia 1-12 bulan. Bayi yang tidur bersama orang tuanya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan pernapasan, kepanasan, menghirup kembali udara yang dikeluarkan dan kepalanya dapat tertutup. Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko SIDS antara lain orangt tua yang kelelahan sehingag tidak waspada pada keselamatan bayi, orang tua yang merokok, dan mengonsumsi obat-obatan atau minuman keras. Bayi yang tidur bersa...