Langsung ke konten utama

5 Penyebab Gigi Anak Berwarna Kuning

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-nakal-gigit

DokterSehat.Com– Gigi yang sehat umumnya berwarna putih tulang. Karena itu ketika orang tua mendapati anak-anaknya memiliki gigi kuning, biasanya akan panik. Perlu diketahui bahwa gigi anak memang dapat menguning sama seperti halnya gigi dewasa. Lalu, apa saja penyebab gigi kuning pada anak?

Penyebab gigi kuning pada anak

Gigi kuning pada anak umumnya tidak berbahaya, namun hal ini dapat menyebabkan anak menjadi tidak percaya diri di lingkungan sosialnya. Beberapa penyebab gigi anak berwarna kuning, dilansir dari New Kids Center antara lain:

1. Fluorosis
Fluorosis adalah salah satu gangguan gigi yang sangat umum. Gangguan ini disebabkan oleh konsumsi berlebihan fluorida selama pembentukan enamel. Kandungan fluorida dapat merusak sel yang membentuk enamel sehingga membuat gigi tampak kuning.

2. Pengaruh obat-obatan
Penggunaan antibiotik dapat memengaruhi warna gigi seseorang, termasuk anak-anak. Salah satunya adalah antibiotik tetracyline. Namun kini penggunaan antibiotik jenis ini sudah jarang diberikan pada anak-anak.

3. Trauma gigi
Ketika gigi beurbah warna menjadi kuning atau cokelat, ada kemungkinan bahwa gigi pernah mengalami trauma atau kerusakan. Kerusakan ini dapat disebabkan oleh benturan dari luar atau gangguan dari dalam.

4. Makanan dan minuman
Makanan dan minuman merupakan salah satu penyebab umum perubahann warna gigi. Makanan seperti soda, kecap, dan minuman buah-buahan dapat memicu perubahan warna pada gigi. Semakin banyak konsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat tambahan dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Jika anak Anda sering mengonsumsi makanan tersebut maka sebaiknya batasi konsumsinya.

5. Kebersihan mulut yang buruk
Kebersihan gigi juga dapat memengaruhi kesehatan dan warna gigi. Ketika anak tidak menyikat gigi dengan rutin dan bersih, hal ini memicu munculnya plak dan dapat membuat gigi menjadi kuning.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...