Langsung ke konten utama

4 Tips Sehat Cegah Sindroma Metabolik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

olahraga-lari-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Sindroma metabolik kini telah menjadi risiko untuk banyak orang. Aktivitas yang padat dan kurangnya waktu untuk membiasakan diri berolahraga serta mengatur pola makan yang baik menyebabkan kita perlu mencegah terjadinya sindroma metabolik.

Sindroma metabolik menunjukkan gangguan dari cukup banyak kondisi kesehatan, misalnya gangguan pada tekanan darah, kadar gula darah dan lemak tubuh. Terjadinya sindroma metabolik tentu merupakan akumulasi kebiasaan jangka panjang.

Untuk itu pencegahannya juga harus dibiasakan sedini mungkin. Menurut Mayo Clinic ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk mencegah terjadinya sindroma metabolik, yaitu:

  1. Tidak merokok

  2. Merokok akan meningkatkan tekanan darah tubuh serta menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung. Hal in tentu berkontribusi pada terjadinya sindroma metabolik pada tubuh.
  3. Menjaga berat badan normal

  4. Kondisi tubuh yang obesitas tentu akan meningkatkan kadar lemak tubuh dan berbagai kadar darah hal ini akan meningkatkan risiko sindroma metabolik. Berat badan yang normal ditunjukkan dengan indeks massa tubuh yang normal pula, untuk itu jika sedang berada dalam kondisi kegemukan atau terlalu kurus usahakan agar indeks massa tubuh menjadi optimal.
  5. Penerapan diet sehat

  6. Asupan makanan yang tidak sehat tentu berkontribusi langsung dengan kondisi organ dan sistem tubuh. Penerapan diet sehat yang seimbang dan bervariasi akan mendukung asupan gizi yang baik. Beberapa jenis diet yang dianjurkan adalah diet mediterania dan diet DASH yang menerapkan pembatasan asupan lemak, gula dan garam serta bahan makanan tinggi lemak lainnya.
  7. Berolahraga

  8. Olahraga yang rutin tidak hanya untuk menurunkan berat badan namun juga akan mendukung kadar darah serta tekanan darah baik sehingga akan mencegah terjadinya sindoma metabolik.

Nah, itu dia 4 tips untuk mencegah terjadinya sindroma metabolik, yuk mulai mencobanya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...