Langsung ke konten utama

Perlukah Mencukur Rambut Kemaluan? Apa Bahayanya?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara menghilangkan bau vagina

DokterSehat.Com– Banyak wanita mencukur rambut kemaluan dengan alasan untuk estetika. Baik hanya mencukur di bagian garis bikini (samping), atau keseluruhannya. Ada beberapa cara yang tersedia, seperti mencukur atau dengan waxing. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu.

1. Dapat menimbulkan abses

Seperti yang dilansir dari telegraph.co.uk, mencukur ataupun waxing rambut meningkatkan risiko abses yang terinfeksi. Hal ini terjadi ketika bakteri masuk ke dalam tubuh melalui folikel rambut. Meskipun mudah disembuhkan baik dengan antibiotik atau operasi, namun tetap membawa risiko bahaya tersendiri.

2. Waxing tidak lebih baik dari mencukur

Beberapa orang mengira waxing lebih baik karena dapat mencabut keseluruhan rambut. Namun, karena rambut kemaluan umumnya tumbuh miring, artinya waxing juga tidak akan bisa mencabut sepenuhnya rambut tersebut. Jadi ingrown hair atau rambut tumbuh ke dalam masih mungkin terjadi.

3. Ingrown hair tidaklah berbahaya

Baik mencukur dan waxing dapat menimbulkan ingrown hair. Memang hal ini membuat tampilan kulit menjadi tidak mulus, tidak nyaman, dan terasa sakit. Namun umumnya hal ini tidak berbahaya.

4. Meningkatkan risiko penyakit seksual menular

Rambut kemaluan berfungsi untuk menyerap kelembapan dan membuatnya tetap kering. Jika tidak ada rambut pada kemaluan, akibatnya kemaluan akan rentan terkena infeksi seperti herpes atau kutil kelamin. Itulah mengapa mencukur rambut kemaluan meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual.

5. Memotong rambut memiliki risiko lebih kecil

Jika Anda tidak ingin membiarkan rambut tumbuh begitu saja, memotongnya bisa jadi pilihan yang lebih aman. Memotong rambut kemaluan tidak akan menimbulkan ingrown hair dan mengurangi risiko iritasi pada kulit kemaluan akibat mencukur/waxing.

Pada akhirnya, mencukur atau tidak merupakan pilihan pribadi Anda. Namun, Anda harus menyadari risiko yang mungkin terjadi dan tetap waspada serta selalu menjaga kebersihan area pribadi Anda agar tetap sehat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...