Langsung ke konten utama

Dampak Buruk Permainan Video Game pada Anak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-video-game
Photo Credit: Rebecca Pollard

DokterSehat.Com– Permainan video game dan acara televisi yang mengandung kekerasan dapat memengaruhi kondisi kejiwaan anak. Sebagai orang tua, Anda perlu waspada jika anak Anda menyukai permainan video game bertema kekerasan.

Photo Credit: Rebecca Pollard

Yang perlu diwaspadai dari video game

Beberapa permainan video game memang memiliki konten positif dan edukatif sehingga baik bagi perkembangan anak. Namun faktanya banyak permainan video game yang mengandung unsur kekerasan. Anak yang terlalu sering melihat unsur kekerasan dalam video game dapat memengaruhi perilakunya sehari-hari.

Anda perlu waspada pada permainan video game yang fokus pada membunuh binatang atau orang karena anak dapat terpengaruh untuk melakukan hal yang sama. Demikian juga dengan penggunaan minuman keras dan obat-oabatan terlarang dalam permainan tersebut.

Efek negatif permainan video game pada anak

Dilansir dari momjunction, beberapa efek negatif permainan video game khususnya yang mengandung unsur kekerasan antara lain:
1. Kemampuan sosial yang buruk
Anak yang terlalu lama bermain video game merasa bahwa dunia ini sangat menyenangkan dan mengabaikan dunia nyata. Anak-anak juga akan lebih sedikit bertemu orang-orang dan kurang pandai bersosialisasi.

2. Kurang waktu bersama keluarga
Jika anak terlalu asyik dengan permainan video game, ia dapat menghabiskan seluruh waktunya di depan layar dan jarang berkomunikasi dengan keluarga. Hal ini dapat membuat hubungan keluarga tidak harmonis, juga memengeruhi nilai akademisnya di sekolah.

3. Memicu obesitas
Menghabiskan waktunya untuk bermain video games dapat menyebabkan anak kurang olahraga dan aktivitas fisik yang memicu kegemukan.

Yang perlu dilakukan orang tua jika anaknya kecanduan video game

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah dampak buruk video game, di antaranya:
1. Ikut terlibat dalam pemilihan game yang dimainkan, jika perlu dampingi dan awasi anak saat bermain.
2. Beri batasan durasi permainan video game. Misal, anak hanya boleh bermain di akhir pekan.
3. Ajak anak untuk bermain di luar atau mencoba kegiatan baru seperti bermain sepak bola, memancing, naik gunung, dan sebagainya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...