Langsung ke konten utama

Alopecia Areata – Pengertian dan Penegakan Diagnosis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Alopecia-Areata-doktersehat

Alopecia areata adalah suatu penyakit autoimun. Secara normal, sistem imun dapat membedakan manakah yang benda asing, dan manakah yang sel-sel tubuh sendiri. Namun, pada kasus penyakit autoium, sistem imun “salah sangka” terhadap tubuh kita. Jika Anda memiliki alopecia areata, sistem imun secara salah menyerang folikel rambut. Folikel rambut merupakan struktur di mana rambut akan tumbuh. Folikel akan menjadi semakin lebih kecil dan berhenti memproduksi rambut, sehingga menyebabkan kehilangan rambut.

Peneliti tidak mengetahui apakah pemciu sistem imun untuk menyerang folikel rambut, sehingga penyebab pasti dari kondisi ini masih belum diketahui. Namun, kondisi ini sering menyerang pada orang dengan riwayat keluarga penyakit autoimun, seperti rhematoid arthritis, lupus, diabetes tipe 1, atau psoriasis. Kondisi ini yang menyebabkan para ahli dapat menyimpulkan bahwa genetik memainkan peran dalam penyakit alopecia areata. Para ahli juga percaya bahwa faktor lingkungan juga dibutuhkan untuk memicu alopecia areata pada orang-orang yang secara genetik memiliki predisposisi terhadap penyakit ini.

Diagnosa Alopecia Areata

Dokter Anda akan meninjau kembali gejala Anda untuk menentukan apakah Anda benar-benar terkena alopecia areata. Dokter dapat mendiagnosis alopecia areata hanya dengan melihat tingkat kerontokan rambut Anda dan dengan memeriksa beberapa sampel rambut di bawah mikroskop.

Dokter Anda mungkin juga melakukan biopsi kulit kepala untuk menyingkirkan kondisi lain yang menyebabkan rambut rontok, termasuk infeksi jamur, seperti tinea capitis. Selama biopsi kulit kepala, dokter Anda akan mengeluarkan sedikit kulit dari kulit kepala Anda untuk dianalisis di laboratorium.

Tes darah bisa dilakukan jika kondisi autoimun lainnya dicurigai. Tes darah spesifik yang dilakukan tergantung pada gangguan tertentu yang dicurigai oleh dokter Anda. Namun, dokter Anda kemungkinan akan menguji adanya satu atau lebih antibodi abnormal. Jika autoantibodi ini ditemukan di darah Anda, biasanya berarti Anda memiliki kelainan autoimun.

Tes darah lain yang dapat membantu menyingkirkan kondisi lain adalah sebagai berikut:

  • C-reaktif protein dan laju sedimentasi eritrosit
  • Kadar zat besi
  • Uji antibodi antinuclear
  • Hormon tiroid
  • Kadar testosteron total dan bebas
  • Hormon stimulating folikel dan luteinizing
Alopecia Areata – Halaman Selanjutnya: 1 2


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...