Langsung ke konten utama

Membedakan Muntah yang Normal dan yang Berbahaya Pada Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-bayi-rambut-rontok-tidak-boleh-minum-air-putih-bawah-enam-bulan

DokterSehat.Com– Muntah pada bayi adalah reaksi yang normal. Namun muntah pada bayi juga mengindikasikan gangguan kesehatan yang serius. Karena itu orang tua perlu mengenal berbagai jenis muntah pada bayi untuk mendeteksi kemungkinan penyakit yang diderita anak.

Muntah adalah pengeluaran kembali sebagian atau seluruh isi lambung setelah makanan masuk ke lambung. Meskipun sama-sama mengeluarkan makanan, muntah dapat dibedakan dengan gumoh atau regurgitasi. Gumoh dapat terjadi karena pencernaan anak belum sempurna. Gumoh tidak membutuhkan usaha dan dorongan dari anak. Hal ini yang membedakan gumoh dengan muntah yang secara aktif terjadi paksaan untuk mengosongkan lambung.

Gumoh dapat terjadi karena terlalu kenyang, udara ikut masuk saat menyusu, atau terburu-buru saat mengisap susu. Jika anak mengalami gumoh lebih dari empat kali sehari dan tidak hanya terjadi setelah makan, maka Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

Sedangkan muntah pada anak umumnya terjadi karena anak terlalu kenyang. Menangis atau batuk juga dapat memicu refleks muntah. Beberapa kondisi yang menandakan bahwa muntah anak tergolong normal adalah ketika anak tidak demam tinggi, masih mau makan dan minum, aktif bermain dan responsif, tidak ada darah atau cairan kekuningan atau kehijauan pada muntahan anak.

Jika muntah anak berwarna hijau, hal ini bisa enjadi pertanda anak Anda mengalami gangguan pada ususnya. Muntah yang diiringi dengan menguningnya kulit dan mata bayi juga perlu diwaspadai. Hal ini dapat menjadi pertanda bahwa bayi Anda mengalami jaundice atau sakit kuning.

Anda juga perlu waspada dengan muntah yang lebih dari sekali karena gegar otak. Biasanya hal ini terjadi setelah cedera. Jika hal ini terjadi, segera periksakan ke dokter.

Untuk mengatasi muntah yang normal pada bayi, Anda bisa memberikan anak cairan yang cukup agar anak terhindar dari dehidrasi. Sebaiknya jangan segera membaringkan anak di tempat tidurnya setelah menyusu. Gendong dengan posisi tubuh anak tegak agar cairan susu bisa turun dengan sempurna. Jangan lupa untuk menyendawakan bayi Anda setiap habis menyusu.

Sedangkan untuk mengatasi muntah yang tidak normal, sebaiknya segera periksakan anak Anda ke dokter. Namun sebelum membawanya ke dokter, Anda bisa memberinya cukup cairan untuk menghindari dehidrasi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...