Langsung ke konten utama

Ini Zat Gizi yang Perlu diperhatikan Agar ASI Ibu Lancar

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-menyusui-kehamilan

DokterSehat.Com– Saat menyusui ibu, ada banyak hal yang dapat memengaruhi produksi dan kelancaran ASI ibu. Misalnya saja kondisi stress, kondisi kesehatan dan asupan zat gizi. Ibu harus mampu mengelola kondisi kesehatan dan asupan makannya agar ASI yang diproduksi lancar.

Asupan zat gizi selama ibu menyusui merupakan hal yang penting diperhatikan. Karena asupan zat gizi yang cukup jumlahnya dan tepat jenisnya akan mendukung kondisi kesehatan ibu untuk dapat memproduksi ASI dengan lancar.

Salah satu zat gizi utama yang diperlukan ibu selama masa menyusui adalah protein. Saat menyusui asupan protein ibu harus selalu terpenuhi. Protein merupakan zat gizi makro yang penting untuk ibu dan bayi.

Bagi ibu protein merupakan zat gizi yang akan membantu proses pemulihan tubuh ibu pasca melahirkan. Karena protein merupakan zat gizi yang membentuk pertumbuhan sel tubuh. Sedangkan bagi bayi protein akan mendukung kualitas ASI yang baik.

Protein merupakan salah satu zat gizi yang mendukung sintesis hormon prolaktin. Hormon ini merupakan hormone yang sangat memengaruhi produksi ASI ibu.

Selain itu, protein juga memengaruhi sintesis hormon oksitoksin. Hormon oksitoksin ini merupakan hormone yang mampu melancarkan pengeluaran ASI.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013 kebutuhan protein ibu menyusui meningkat 20 gram setiap harinya dari kebutuhan harian ibu hamil. Hal ini sama dengan menambahkan 2-3 porsi sedang makanan berprotein pada menu makanan ibu menyusui. Misalnya menambahkan 1 butir telur, 1 potong ayam dan 1 potong sedang tempe.

Berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang untuk ibu Menyusui, ibu sebaiknya memenuhi kebutuhan proteinnya dari bahan makanan berprotein hewani. Hal ini disebabkan protein hewani cenderung lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dengan protein nabati.

Penambahan kebutuhan protein harian ibu hamil harus dipenuhi agar ASI ibu dapat diproduksi dengan lancar. Maka dari itu ibu harus selalu memerhatikan penambahan makanan berprotein pada menu makanannya ya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...