Langsung ke konten utama

Beberapa Kebiasaan Buruk Anak Saat Makan dan Cara Mengatasinya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-kecil-minum-susu-gizi-nutrisi-bayi-balita

DokterSehat.Com– Mengubah kebiasaan tentu bukan perkara gampang, apalagi kebiasaan buruk anak. Anak-anak cenderung melakukan sesuatu sesuai kemauannya, sehingga kadang sulit untuk diingatkan. Namun jika tidak diubah sejak usia dini, hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan kemandirian anak.

Beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan anak-anak khususnya tentang kebiasaan makan antara lain:

Tak bisa lepas dari makanan manis
Para orang tua pasti tahu bahwa kebiasaan satu ini termasuk kebiasaan yang sulit diubah. Makanan manis memang lebih mudah disukai anak-anak. Tidak heran jika anak-anak akan lebih memilih untuk makan permen, es krim dan cokelat daripada semangkuk sayur. Jika hal ini dibiarkan, maka akan dapat mengganggu kesehatannya di masa mendatang.

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengimbangi makanan manisnya dengan makanan yang bercita rasa gurih. Jika dalam seminggu anak Anda banyak mengonsumsi makanan manis seperti susu cokelat, permen, atau makanan manis lainnya, coba imbangi dengan makanan seperti sandwich isi telur, daging dan keju, atau berikan biskuit gandum polos sebagai camilan. Namun lebih baik lagi jika Anda bisa membatasi konsumsi berlebih anak pada makanan-makanan manis. Hal ini untuk membiasakan anak makan makanan yang beragam dan menjaga kesehatan giginya.

Minum dot sambil tiduran
Salah satu kebiasaan yang sulit diubah pada anak-ana adalah minum dot sambil berbaring hingga terlelap tidur. Sepintas kebiasaan ini merupakan hal yang dapat membantunya tertidur pulas, namun hal ini berbahaya bagi kesehatan giginya. Susu yang tergenang di dalam mulut dalam waktu yang lama dapat menyebabkan karies gigi.

Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda mulai perlahan-lahan mengurangi pemberian botol susu pada anak ketika berusia 18 bulan. Anda dapat menggantinya dengan cara memberikan susu atau minuman lain menggunakan cangkir. Kurangi kebiasaan menidurkan anak dan menenangkan anak yang rewel dengan memberinya botol. Hal ini akan membuatnya sulit lepas dari botol hingga usia dewasa.

Camilan sebelum tidur
Memberikan camilan sehat sebelum tidur memang dapat membantu anak untuk lebih mudah tidur lelap. Yang perlu dihindari adalah memberikan camilan manis pada anak sesaat sebelum tidur dan tidak mengajaknya untuk menggosok gigi. Ketika Anda sering memberikan camilan manis sebelum tidur, anak akan beranggapan bahwa ia tidak bisa tidur jika tanpa camilan manis tersebut. Karena itu hindari kebiasaan ini dan selalu ingatkan anak untuk gosok gigi sebelum tidur.

Malas makan sendiri
Sejak anak berumur 1 tahun, sebaiknya anak sudah terbiasa makan sendiri menggunakan sendok atau tangan. Pada saat anak berumur 15 bulan, anak sudah mampu mengukur takaran makanan yang tepat untuk masuk ke mulutnya. Anak sudah bisa menyendokkan makanan dan memasukkannya ke dalam mulut meskipun masih sering belepotan. Jika sampai usia 2-3 tahun anak Anda masih malas makan sendiri dan selalu minta disuapi, hal ini bisa berdampak pada kemandiriannya. Perlahan-lahan ajari anak untuk mau makan sendiri. Jangan menyerah jika anak mulai marah dan melempar-lempar makanan, teruslah mencoba dan jangan lelah melatihnya untuk mau makan sendiri.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Penghasil cuan gratisan terbukti membayar hanya dengan klik iklan di Website VIEFAUCET

  1. Buka situs web Viefaucet melalui browser Anda . 2.Daftar Akun: Cari opsi seperti "Register," "Sign Up," atau "Create Account" dan klik untuk memulai proses pendaftaran. 3.Isi Formulir Pendaftaran: Isi formulir pendaftaran dengan informasi yang diminta, seperti alamat email dan kata san wedi. Beberapa faucet mungkin memerlukan verifikasi captcha atau solusi anti-bot lainnya. 4.Verifikasi Email (Jika Diperlukan): Beberapa faucet mengharuskan Anda untuk memverifikasi alamat email Anda. Pastikan untuk memeriksa email yang Anda gunakan untuk pendaftaran dan ikuti petunjuk verifikasi yang diberikan. 5.Masuk ke Akun: Setelah mendaftar dan memverifikasi, masuk ke akun Anda dengan menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah Anda daftarkan. 6.Tambahkan Alamat Dompet Crypto: Biasanya, faucet meminta Anda untuk menambahkan alamat dompet crypto Anda. Ini diperlukan agar faucet dapat mengirimkan pembayaran crypto kepada Anda. 7.Mulai Mengumpulkan Crypto: Se...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...