Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Merawat Bayi yang Lahir Prematur?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bayi-baru-lahir-doktersehat
Photo Credit: Adam McGuffie

DokterSehat.Com– Setiap orang tua tentu menginginkan bayinya lahir normal dan sehat. Namun terkadang karena kondisi tertentu, bayi harus lahir dalam keadaan prematur atau saat usia kehamilan belum mencapai 37 minggu. Bayi yang lahir prematur butuh perawatan khusus untuk membantunya beradaptasi pada lingkungan di luar rahim.

Bayi prematur umumnya memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan bayi normal. Saat bayi pertama lahir, bayi memiliki lebih sedikit lemak tubuh sehingga perlu menjaga konidisinya agar tidak kedinginan. Bayi prematur juga mengalami kesulitan bernapas dan mengalami kulit dan mata kuning, serta rentan infeksi.

Untuk merawat bayi prematur di rumah membutuhkan perhatian dan perawatan ekstra. Bagi Anda yang memiliki bayi prematur, beberapa hal yang bisa Anda lakukan antara lain:

Menggunakan metode kangguru
Bayi prematur membutuhkan kehangatan karena memiliki lemak lebih sedikit. Dengan melakukan metode kangguru, maka Anda dapat membantu menghangatkan tubuhnya. Caranya, masukkan bayi ke dalam baju atau gendong dengan gendongan khusus sehingga kulit ibu dapat bersentuhan dengan kulit bayi. Hal ini dapat membantu mengatur detak jantung dan pernapasan bayi. Perawatan ini bukan hanya bisa dilakukan oleh ibu, namun juga bisa dilakukan oleh ayah.

Menyusui bayi
Bayi prematur mungkin akan susah untuk menyusui. Pada awalnya kebanyakan bayi prematur perlu disusui sebanyak 8-10 kali sehari. Sebisa mungkin jeda waktu menyusui ke waktu menyusui selanjutnya tidak lebih dari 4 jam karena dapat menyebabkan bayi dehidrasi. Salah satu tanda bayi minum dengan cukup adalah bayi buang air kecil sebanyak 6-8 kali sehari.

Perhatikan posisi tidurnya
Pastikan bayi tidur terlentang, tidak miring atau tengkurap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sindrom kematian bayi mendadak yang sering dialami oleh bayi prematur. Bayi prematur juga akan lebih sering untuk terbangun di tengah malam karena waktu tidurnya lebih singkat namun lebih sering dibanding bayi yang lahir cukup bulan.

Lindungi dengan imunisasi
Bayi prematur lebih rentan pada beberapa penyakit serius. Lakukan imunisasai sesuai rekomendasi IDAI dan imunisasi tambahan jika dirasa perlu. Jadwal imunisasi bayi prematur sama dengan jadwal bayi yang lahir normal, namun mungkin berbeda untuk vaksin hepatitis B.

Jauhkan dari orang sakit
Sistem kekebalan bayi prematur umumnya masih lemah, sehingga sebaiknya jauhkan bayi Anda dari sumber infeksi di sekitar Anda. Minta orang lain untuk mencuci tangan sebelum memegang bayi Anda dan pastikan ia tidak memiliki penyakit yang menular seperti herpes atau lainnya. Bersihkan mainan dan ruangan bayi secara teratur untuk menghindari infeksi.

Pantau terus tumbuh kembangnya
Bayi prematur mungkin perlu lebih sering ke dokter untuk memantau tumbuh kembangnya. Dokter mungkin akan melihat perkembangan penglihatan dan pendengaran bayi. Hal ini penting dilakukan karena bayi prematur berisiko mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran.

Selain melakukan perawatan tersebut, orang tua juga perlu aktif berkomunikasi dengan bayi. Hal ini dapat meredakan stres pada ibu dan bermanfaat bagi tumbuh kembang janin. Jika diperlukan, ibu bisa meminta bantuan pada anggota keluarga yang lain untuk membantu merawat bayi Anda ketika Anda sedang beristirahat. Anda juga perlu istirahat dan stamina yang cukup agar dapat merawat bayi dengan baik.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...