Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Aman Menggendong Bayi Baru Lahir?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-asi-ibu-menyusui-anak-cerdas

DokterSehat.Com– Kelahiran bayi tentu membuat semua anggota keluarga berbahagia, termasuk Anda sebagai orang tuanya. Sebagai orang tua, salah satu keahlian yang harus dikuasai adalah cara menggendong bayi. Bayi sangat menikmati rasanya digendong karena membuatnya merasa nyaman. Namun jika posisi menggendong bayi tidak pas, anak akan rewel karena tidak nyaman dan dapat membahayakan otot dan tulang bayi.

Sebagai orang tua baru, wajar jika Anda masih gugup saat pertama kali menggendong bayi yang baru lahir. Dengan bantuan tenaga medis, Anda akan diajarkan posisi menggendong bayi yang baik dan benar. Dilansir dari laman momjunction, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menggendong bayi antara lain: otot di leher bayi masih belum kuat, karena itu Anda harus menopang lehernya saat mengangkatnya dari tempat tidur atau saat menggendongnya. Saat mengangkat dari temat tidur, letakkan satu tangan di belakang kepala bayi dan satu lagi di pantatnya, lalu angkat tubuh bayi secara perlahan. Sebaiknya jaga kebersihan tangan Anda sebelum menggendongnya karena kulit bayi masih sangat sensitif dan kekebalannya belum sempurna.

Beberapa cara menggendong bayi yang bisa Anda coba di rumah antara lain:
1. Menimang
Untuk menimang bayi, ambil bayi yang sedang berbaring dan tempatkan salah satu tangan Anda di bawah leher kepalanya, sementara itu tangan lainnya berada di pantatnya. Sesuaikan posisi bayi hingga ia merasa nyaman. Kepala dan leher bayi berada di lengan bagian dalam saat digendong, dan ayun perlahan. Saat menimang, lakukan kontak mata dengan bayi untuk membuatnya merasa nyaman.

2. Meletakkannya di bahu
Cara ini umumnya dilakukan saat bayi selesai menyusu dan perlu disendawakan. Caranya, angkat bayi setinggi bahu, letakkan kepalanya di bahu Anda sehingga pandangannya akan berada di belakang kepala Anda. Letakkan satu tangan di antara leher dan kepala bayi untuk mencegah kepalanya mendongak secara tiba-tiba dan letakkan tangan Abda yang lain di bagian bawah tubuh bayi untuk menopangnya.

3. Menggendong dengan tengkurap
Cara ini bisa Anda coba saat bayi mulai rewel. Posisikan bayi tengkurap, dengan bagian kepala da nleher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan menopang tubuh bayi bagian bawah. Pastikan wajah bayi tidak tertutup tangan Anda. Meskipun posisi ini tampak tidak nyaman, namun sebenarnya bayi menyukainya. Posisi ini dapat menenangkan bayi yang menangis bahkan bisa membuatnya tertidur.

4. Menggendong untuk menyusu
Cara menggendong untuk menyusu dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. Letakkan tanga ndi bagian leher dan kepala bayi, kemudian tempatkan di lengan bagian dalam. Anda bisa menggunakan bantal atau penyangga lain, lalu tangan lain menahan bagian pantatnya. Setelah itu dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusu.

Beberapa hal yang perlu dihindari saat menggendong atau mengangkat bayi antara lain jangan mengangkat bayi secara tiba-tiba. Hal ini dapat membuatnya kaget dan merasa tidak nyaman. Hindari juga mengguncang bayi karena dapat menyebabkan pendarahan otak yang berujung kematian. Hal ini disebut shaken baby syndrome atau SBS. Selain mengguncang, hindari melempar atau menjatuhkan tubuh bayi karena dapat membahayakan organ-organ bayi lainnya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...