Langsung ke konten utama

Awas! Merasa Kesepian Bisa Mengundang Penyakit Mematikan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

remaja-depresi-doktersehat
Photo Credit: Flickr.com

DokterSehat.Com– Tahukah Anda bahwa kesepian benar-benar bisa menyakiti hati dan membuat Anda sakit? Menurut penelitian terbaru, emosi yang paling tidak nyaman ini terkait dengan penyakit jantung serta tekanan darah tinggi.

Kedua kondisi tersebut tampaknya hanyalah akumulasi dalam hal hubungan antara rasa kesepian dan penyakit. Studi juga mengungkapkan kaitan antara isolasi sosial dan kanker.

Merasa Kesepian Berpengaruh pada Tingkat Biologis
Sebuah meta-analisis dari 70 studi yang dilakukan oleh Brigham Young University baru-baru ini menemukan bahwa perasaan kesepian dapat meningkatkan kesempatan seseorang untuk meninggal sebesar 26 persen. Ini bahkan lebih dari sekadar depresi dan kecemasan, yang terkait dengan peningkatan kematian sebesar 21 persen. Sebuah studi bersama yang dilakukan bersama oleh tim peneliti dari University of Chicago dan University of California, Los Angeles, mungkin telah menemukan apa yang membuat emosi ini begitu berbahaya pada tingkat biologis.

“Tingkat toksisitas (merusak) dari kesepian itu menakjubkan,” kata psikolog University of Chicago dan pakar kesepian John Cacioppo.

Rusaknya, seperti melansir The Truth About Cancer, menurut laporan yang dipublikasikan dalam Prosiding National Academy of Sciences, dapat dilihat di tingkat sel. Cacioppo dan yang lainnya menemukan bahwa kesepian dapat menyebabkan sinyal stres “fight or flight” atau bertarung atau menjauhi, jangka panjang yang mempengaruhi fungsi sistem kekebalan, khususnya produksi sel darah putih.

Studi 2015 melakukan penelitian lebih dalam terhadap penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh tim yang sama. Dalam studi sebelumnya, mereka menemukan bahwa perasaan kesepian dapat dikaitkan dengan fenomena yang disebut Conserved Transcriptional Response to Adversity (CTRA). Inilah saat terjadi peningkatan ekspresi gen, untuk radang sementara pada saat bersamaan terjadi penurunan ekspresi gen yang bertanggung jawab atas perlindungan terhadap virus.

Studi tahun 2015 melihat leukosit atau sel darah putih, yang membantu tubuh melawan patogen. Mereka menemukan bahwa sel darah putih manusia dan hewan yang merasa kesepian menunjukkan tanda-tanda CTRA.

Dalam penelitian hewan, para peneliti juga menemukan kadar norepinephrine (obat tekanan darah rendah) yang lebih tinggi dari normal, neurotransmiter (zat kimia yang membawa pesan antar neuron) yang biasanya terhubung dengan respons “fight or flight”.

Mereka juga menemukan bahwa proses CTRA dan keadaan kesepian tampaknya memiliki hubungan timbal balik. Dengan kata lain, CTRA dapat menyebarkan keadaan kesepian dan sebaliknya.

Hubungan antara fungsi kimia dan biologi dan kesepian, menurut para peneliti, tidak bergantung pada faktor lain seperti depresi, stres umum, dan apakah seseorang memiliki dukungan sosial atau tidak.

Apa artinya ini bagi mereka yang ingin menyembuhkan atau mencegah kanker?

Sederhananya, orang yang merasa kesepian kurang memiliki kekebalan dan lebih banyak peradangan dibanding orang yang tidak kesepian. Kondisi ini berhubungan langsung dengan apa yang terjadi ketika tubuh berada dalam keadaan stres kronis dan kondisi yang sama ini dikaitkan dengan pengaturan gen yang dapat berkontribusi terhadap kanker.

Menurut sebuah penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti genetik UCLA Steven Cole:

“Sinyal beta-adrenergik dari sistem saraf simpatik telah ditemukan untuk mengatur beragam gen yang berkontribusi terhadap perkembangan tumor dan metastasis, sedangkan gen yang diatur glukokortikoid dapat menghambat perbaikan DNA dan meningkatkan kelangsungan hidup sel kanker dan ketahanan terhadap kemoterapi.”

Efek Roseto: Bisakah Rasa Kekeluargaan Menyembuhkan Penyakit?
Menariknya, selama bertahun-tahun penelitian lain menunjukkan fakta bahwa kebalikannya mungkin juga benar adanya. Perasaan inklusi sosial dan dukungan sebenarnya dapat menyebabkan resistensi penyakit.

“Efek Roseto” diciptakan setelah sebuah studi 50 tahun tentang penghuni Roseto, Pennsylvania, oleh Dr. Stewart Wolf dan timnya. Beberapa penelitian dilakukan di daerah pusat sebagian besar imigran Italia selama lima dekade. Studi banding juga dilakukan di kota-kota dekat Bangor dan Nazaret.

Pada1960-an, penyakit jantung meningkat di Amerika Serikat secara keseluruhan, sementara kejadian penyakit jantung dan penyakit lainnya praktis tidak ada di Roseto. Wolf dan yang lainnya tercengang mengapa ini terjadi karena warga Roseto sebagian besar tidak mengalami kelebihan berat badan. Mereka mengisap cerutu atau rokok dan meminum anggur merah. Sebagian besar pria tersebut bekerja di tambang batu tulis lokal di mana mereka terkena racun lingkungan yang keras.

Kebiasaan makan tidak berperan dalam kesehatan mereka yang tampak baik. Genetika juga tidak; Kerabat warga Roseto yang tinggal di kota-kota terdekat mengalami tingkat penyakit jantung yang sama dengan negara lainnya.

Dr. Wolf juga mengamati, bahwa generasi pertama penghuni Roseto ada dalam komunitas yang erat adalah tradisi yang dijunjung tinggi. Tidak ada yang menonton tv, perayaan dan makan malam berkelompok.

Wolf dan timnya akhirnya menyimpulkan bahwa gaya hidup dengan stres rendah dan hubungan sosial yang erat secara langsung berkontribusi pada keadaan bebas penyakit dari populasi Roseto generasi pertama.

Pada 1970-an, bagaimanapun, generasi kedua penghuni Roseto mulai menyesuaikan diri dengan rata-rata penyakit jantung karena mereka juga menyesuaikan diri dengan gaya hidup Amerika yang lebih menonton tv, isolasi sosial, dan tingkat stres yang lebih tinggi di tempat kerja dan di rumah.

“Individu yang terisolasi dapat dengan mudah terbebani oleh tantangan kehidupan sehari-hari,” jelas Wolfe.

“Berlebihan semacam ini bisa memicu respons stres dalam tubuh. Respons stres pada individu yang dikelilingi oleh komunitas mendukung untuk rileks. Jenis relaksasi ini diterjemahkan menjadi efek positif pada fisiologi tubuh, yang menyebabkan pencegahan penyakit dan kadang-kadang menyembuhkan penyakit,” Wolfe menambahkan.

Entah bagaimana cara melihatnya, Anda dapat menarik kesimpulan yang sama: kesepian menciptakan penyakit, sementara perasaan didukung dan dirawat dapat membantu untuk mengurangi respons stres dan mengarah pada kesehatan Anda.

Pencegahan dan penyembuhan kanker harus dipelihara di semua tingkat, dan itu termasuk pada tingkat perasaan kita. Jika Anda merasa kesepian, jangan hanya memendamnya sendirian. Hubungi konselor atau pembimbing, hubungi seorang teman, bergabunglah dengan kelompok yang positif di daerah Anda, atau pertimbangkan untuk melihara hewan seperti anjing atau kucing di rumah Anda.

Anda tidak hanya akan merasa lebih baik secara emosional, Anda juga akan memberi penyembuhan pada tubuh yang menakjubkan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Apa yang di maksud backlink

Backlink: Fondasi Penting dalam Dunia SEO Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink menjadi elemen yang sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat suatu situs web.  Backlink, yang sering disebut sebagai "inbound link," adalah tautan yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Lebih dari sekadar tautan, backlink memegang peran kunci dalam menentukan relevansi dan kredibilitas suatu halaman web di mata mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. 1.Apa Itu Backlink? Secara sederhana, backlink dapat diartikan sebagai "suara" atau "rekomendasi" dari situs web lain. Ketika satu situs web menautkan kontennya ke situs web lain, itu seolah-olah memberikan sinyal bahwa konten tersebut dianggap berharga dan relevan oleh sumber eksternal. Dalam perspektif SEO, backlink adalah cara bagi mesin pencari untuk mengevaluasi sejauh mana situs web dianggap otoritatif dan bernilai oleh komunitas daring. 2.Kualitas dan Kuantitas Backlink Ku...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...