Langsung ke konten utama

Anak Susah Makan, Bolehkah Diberi Suplemen Makanan?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-anak-bermain-makan-sereal-playing-kid

DokterSehat.Com– Menghadapi anak yang susah makan memang dibutuhkan kesabaran. Orang tua pasti melakukan segala cara agar anak tetap terjaga asupan gizinya. Kadang banyak orang tua yang memilih menggunakan suplemen untuk membantu asupan nutrisinya dan meningkatkan nafsu makan anak. Benarkah suplemen makanan adalah solusi efektif untuk anak yang susah makan?

Banyak para ahli gizi berpendapat bahwa meskipun anak susah makan, belum tentu mereka kekurangan gizi. Sehingga pemberian suplemen tidak mutlak dibutuhkan. Untuk anak berusia 1-6 tahun berat badan ideal dapat dihitung dengan rumus berikut:

Berat badan ideal (kg) = (usia dalam tahun x2) + 8

Selain menggunakan rumus tersebut, Anda dapat menilai apakah anak kekurangan gizi dari kesehatan fisiknya. Hal ini bisa diamati dari apakah gerak-geriknya lincah, kekenyalan kulit, apakah mulutnya banyak sariawan, dan kukunya termasuk kuku yang sehat atau tidak. Selain itu perlu diamati apakah anak mengalami keterlambatan bicara, atau gangguan perkembangan motorik lainnya.

Suplemen dapat diberikan jika anak mengalami gangguan makan, gangguan perkembangan, tidak makan secara rutin dan makan tidak seimbang, tidak mendapat cukup asupan vitamin D atau paparan sinar matahari. Pemberian suplemen perlu dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi agar sesuai dengan yang dibutuhkan oleh anak.

Pendapat lain dikemukakan oleh ahli kesehatan anak, yaitu pemberian suplemen tidak menyelesaikan masalah sebenarnya, dan dapat menyebabkan orang tua mengandalkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Padahal sumber gizi terbaik adalah yang sealami mungkin dan didapatkan dari makanan. Meskipun suplemen anak terbuat dari bahan alami, namun asupan vitamin dan mineral dari makanan tetap masih lebih baik.

Untuk mengatasi anak yang susah makan, Anda bisa mengatasinya dengan membuat modifikasi makanan dengan tampilan yang menarik, berikan makanan yang padat nutrisi dan bervariasi. Jika anak menolak untuk makan, jangan memaksa anak untuk makan karena hal tersebut dapat membuatnya trauma. Biasakan anak punya jam makan yang teratur agar anak dapat mengenal jam tubuhnya sendiri. Beri anak waktu menyelesaikan makanannya selama 30 menit, habis atau tidak habis segera bereskan makanannya. Hal ini juga membantu agar anak lebih disiplin soal makan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara memasang ekstensi di kiwi browser android

Kiwi Browser adalah browser web berbasis Chromium yang dirancang untuk Android dan terkenal karena fitur ekstensi Chrome yang dapat diinstal.  Berikut adalah cara memasang ekstensi di Kiwi Browser: 1.Unduh Kiwi Browser: Pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal Kiwi Browser dari Google Play Store. 2.Buka Browser: Buka Kiwi Browser di perangkat Android Anda. 3.Buka Menu Pengaturan: Pada tampilan utama browser, ketuk ikon titik tiga di kanan atas untuk membuka menu. Pilih "Ekstensi": Gulir ke bawah dan temukan opsi "Ekstensi" di dalam menu pengaturan. Ketuk pada opsi ini. 4.Aktifkan Mode Pengembang: Pastikan "Mode Pengembang" diaktifkan. Jika belum aktif, Anda perlu mengaktifkannya untuk dapat memasang ekstensi pihak ketiga. Pilih "Dapatkan Ekstensi": Setelah mengaktifkan mode pengembang, pilih opsi "Dapatkan Ekstensi." 5.Temukan Ekstensi yang Diinginkan: Anda akan diarahkan ke toko ekstensi Chrome. Cari ekstensi yang ingin Anda pasang...

Menghilangkan iklan pengganggu yang muncul di hp

  Iklan yang ada di hp terkadang sangat mengganggu layar, apalagi iklan yang berantakan. Sering kali membuat kesal. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan iklan yang mengganggu di ponsel Android Anda: 1.Gunakan Aplikasi Pemblokir Iklan: Instal aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk memblokir iklan. Beberapa aplikasi populer termasuk Blokada, AdGuard, atau AdAway. Pastikan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tepercaya seperti Google Play Store atau situs resmi. 2.Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi Android dan semua aplikasi yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru. Pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan dan fungsionalitas yang dapat membantu mengurangi iklan yang tidak diinginkan. 3.Atur Pengaturan Privasi di Aplikasi: Beberapa aplikasi memiliki pengaturan privasi yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan preferensi iklan. Coba periksa pengaturan privasi di aplikasi-aplikasi tertentu dan sesuaikan sesuai ...

Pilih Mana: Popok Kain Atau Popok Sekali Pakai?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu kebutuhan bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah popok. Setiap orang tua selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk urusan popok. Popok dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu popok sekali pakai dan popok kain. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda bisa memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Popok kain Saat ini popok kain tersedia dari berbagai jenis bahan seperti bahan katun, flanel, poliester, dan banyak lagi. Model popok kain pun kian beragam, ada juga yang menggunakan perekat atau kancing dan berbentuk seperti celana. Salah satu kekurangan popok kain adalah dalam sehari Anda akan membutuhkan popok kain sebanyak 15-20 popok kain, apalagi untuk bayi baru lahir. Perlu diingat bahwa popok kain harus sering diganti, butuh waktu untuk dicuci dan dikeringkan. Hal ini berarti Anda perlu menyediakan stok popok kain yang banyak untuk kebu...